Arab Saudi dilaporkan akan segera
menaikkan biaya visa bagi mereka yang ingin melakukan ibadah haji dan umrah.
Informasi itu sebagaimana disampaikan oleh Dewan Menteri yang dipimpin Putra
Mahkota Muhammad bin Naif.
Aturan terbaru Arab Saudi
menyebutkan bahwa setiap orang yang ingin mengunjungi Arab Saudi guna keperluan
ibadah haji kedua kalinya akan dikenakan biaya sekira SR2.000 untuk setiap kali
kunjungan. Biaya serupa juga bakal dikenakan terhadap warga yang ingin
melaksanakan ibadah umrah untuk kedua kalinya.
Kendati demikian, biaya visa untuk
kunjungan pertama melakukan ibadah haji masih digratiskan. Berdasarkan aturan
tersebut, biaya kunjungan umum juga ditingkatkan menjadi SR200 untuk visa
selama dua bulan dan SR300 untuk kunjungan selama tiga bulan.
Sebagaimana dilansir Independent,
Sabtu (1/10/2016), peraturan ini akan segera diberlakukan pada Minggu 2 Oktober
2016. Dengan diberlakukannya aturan ini, setiap umat Islam diharapkan
dapat melaksanakan ibadah haji satu kali selama hidupnya.
Selama ini Arab Saudi memberlakukan
kuota terbatas terhadap sejumlah Muslim yang ingin melakukan ibadah haji.
Tujuannya untuk mencegah terlalu banyak orang mengunjungi Mekkah dan kota suci
lainnya di Madinah di saat bersamaan.
Tarif baru visa ini seiring Arab
Saudi yang tengah berjuang menghadapi perlambatan ekonomi akibat pendapatan
minyak yang terus menurun. Selama pertemuan negara-negara OPEC di Algiers, Arab
Saudi dan 11 anggota lainnya sepakat memangkas produksi minyak. (okezone.com)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar