Upaya ini agar saat kepulangan ke Tanah Air dalam kondisi
sehat.
Sehari jelang kedatangan ke Madinah, jemaah haji Indonesia gelombang kedua tetap
diimbau untuk menjaga kesehatan. Cuaca panas masih harus tetap diwaspadai para
jemaah haji.
Kepala Daerah Kerja Madinah Nasrullah Jasam mengatakan, meski puncak haji sudah selesai, jemaah haji sebaiknya tetap membatasi aktivitas yang tidak perlu. Terutama, aktivitas di bawah sengatan Matahari langsung.
"Selain itu, jaga ketertiban dan mematuhi semua aturan yang sudah ditetapkan," kata Nasrullah di ruang kerjanya, Daker Madinah, Selasa malam 20 September 2016 waktu Saudi.
Nasrullah juga mengingatkan, bagi jemaah yang karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk melaksanakan arbain, sebaiknya tetap beristirahat dan menjalani perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan rumah sakit rujukan.
Menurut Nasrullah, jemaah diharapkan dapat mengukur kemampuan masing-masing dan tidak memaksakan diri. Upaya ini penting agar saat kepulangan ke Tanah Air nanti dalam kondisi sehat.
Sementara itu, Nasrullah melanjutkan, untuk proses kepulangan nanti, jemaah juga diimbau mematuhi aturan berat maksimal barang bawaan. Selain itu, jemaah diimbau tidak membawa barang-barang terlarang dan air zamzam dalam koper.
Untuk penimbangan barang bawaan, prosesnya sama seperti yang diterapkan pada jemaah haji gelombang pertama. Koper jemaah akan ditimbang dua hari sebelum hari kepulangan ke Indonesia.
Pada proses kepulangan jemaah nanti, Nasrullah mengatakan, di Daker Madinah
juga akan disiapkan tim dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia. Upaya ini
untuk mengantisipasi jemaah kehilangan paspor, sehingga dapat segera
dikeluarkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).
"Ada juga tim WhatsApp Center yang standby untuk menerima
setiap laporan yang masuk," tuturnya.
Proses kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua ke Madinah berlangsung mulai Kamis 22 September 2016 hingga 6 Oktober 2016.
Kepulangan terakhir jemaah
haji ke Tanah Air pada 15 Oktober 2016. (viva.co.id)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar