Mayoritas jemaah haji gelombang kedua sudah kembali ke
Indonesia.
Konsentrasi jemaah haji Indonesia gelombang kedua kini terfokus di Madinah.
Mereka kini menjalankan ibadah arbain, yakni salat fardhu 40 waktu tanpa
terputus di Masjid Nabawi.
Bagi yang sudah selesai ibadah arbain, secara bertahap dipulangkan ke Tanah
Air melalui Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah. Proses pemulangan
ini sudah dimulai sejak 1 Oktober dan akan berakhir 15 Oktober 2016.
Madinah pun mulai berangsur sepi dari jemaah haji Indonesia. Dari total
sekitar 67 ribu jemaah haji reguler gelombang kedua yang diberangkatkan dari
Mekah ke Madinah, saat ini sebagian besar sudah kembali ke Indonesia.
Hingga Sabtu 8 Oktober 2016 pukul 09.00 waktu Arab Saudi atau 13.00 WIB,
jumlah jemaah haji Indonesia yang sudah kembali ke Tanah Air mencapai 306
kloter.
Kepala Daerah Kerja Airport Jeddah-Madinah, Nurul Badruttamam Makkiy,
mengatakan, dari ratusan kloter tersebut, jumlah jemaah haji reguler
sebanyak 123.130 orang. Bila ditambah dengan petugas kloter sebanyak 1.525
orang, total mencapai 124.655 orang.
Nurul menambahkan, khusus untuk jemaah haji gelombang kedua yang sudah
diterbangkan dari Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah ke
masing-masing embarkasi di Indonesia kini sudah mencapai 94 kloter. Jumlah
jemaah haji 37.628 orang dengan petugas kloter 470 orang.
"Total sebanyak 38.098 orang," ujar Nurul dalam keterangannya, hari ini.
Sementara itu, untuk jemaah haji khusus, data sebelumnya tercatat 13.338
orang. Tergabung dalam 134 penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK).
Untuk jemaah haji gelombang pertama, Nurul melanjutkan, seluruhnya sudah
dipulangkan ke Tanah Air pada 30 September 2016 dari Bandara King Abdul Aziz,
Jeddah. Total sebanyak 212 kloter dengan jumlah jemaah 85.502 dan petugas
kloter 1.060 orang.(viva.co.id)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar