Sabtu, 15 Oktober 2016

Kloter Terakhir Jemaah Haji Indonesia Terbang ke Tanah Air

Kepulangan jemaah haji Indonesia memasuki babak akhir. Kloter gabungan dengan jumlah 346 orang telah diterbangkan ke Tanah Air dengan Garuda Airlines 6208.

Menurut Kepala Daerah Kerja Airport Jeddah-Madinah, Nurul Badruttamam, para jemaah yang berasal dari Solo (SOC) 74 dan Lombok (LOP) 11 itu diterbangkan dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah secara bersamaan pukul 02.30 waktu Saudi. Dengan begitu, proses penyelenggaraan ibadah haji 2016 dinyatakan telah berakhir.

Kepulangan jemaah haji Indonesia memasuki babak akhir. Kloter gabungan dengan jumlah 346 orang telah diterbangkan ke Tanah Air dengan Garuda Airlines 6208.

Menurut Kepala Daerah Kerja Airport Jeddah-Madinah, Nurul Badruttamam, para jemaah yang berasal dari Solo (SOC) 74 dan Lombok (LOP) 11 itu diterbangkan dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah secara bersamaan pukul 02.30 waktu Saudi. Dengan begitu, proses penyelenggaraan ibadah haji 2016 dinyatakan telah berakhir.

Dilepas Dubes RI

Proses pemulangan kloter terakhir jemaah haji Indonesia di Madinah ini dilepas oleh Duta Besar RI untuk Saudi Agus Maftuh dan Sekjen Kementerian Agama Nursyam beserta pejabat lainnya yang berada di Arab Saudi. Mereka dilepas di pemondokan, Hotel Mubarak Golden sebelum diberangkatkan ke bandara.

"Atas nama pemerintah RI, saya mengucapkan selamat atas kelancaran rangkaian ibadah haji ini mulai dari awal hingga akhir. Semoga semua menjadi haji mabrur," ucap Agus Maftuh yang disambut jemaah dengan kata amin.

Sekjen Kemenag Nursyam juga mengucapkan selamat kepada jamaah haji Indonesia yang telah menyelesaikan rangkaian ibadahnya dengan lancar. Dia berharap semua itu dilakukan dengan ikhlas sehingga predikat haji mabrur dapat tercapai.

Selain itu, sejumlah apresiasi juga diberikan kepada sejumlah pihak. Di antaranya ialah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia yang melayani jemaah haji secara maksimal.

"Mudah-mudahan Kemenag tetap diberikan kepercayaan sebagai penyelenggara ibadah haji. Jangan sampai penyelenggara ini jatuh ke tangan yang tidak bertanggung jawab," ucap Nursyam.(liputan6.com)

Tidak ada komentar: