Penyelenggaraan haji 2016 hampir rampung. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI
Iskan Qolba Lubis mewanti-wanti agar pemerintah membenahi sejumlah bidang dalam
penyelenggaraan haji ini.
Tujuannya agar penyelenggaraan haji 2017 lebih baik. Walaupun, dia mengakui,
secara umum, penyelenggaraan haji sekarang lebih baik dari sebelumnya.
Dia mencontohkan masalah kebersihan pemondokan dan petugas keamanan.
"Misalnya, masalah perumahan jemaah yang dinilai masih terlalu jauh, karena jarak antarsatu
pemondokan dengan pemondokan lainnya sekitar 4,5 km," tulis Iskan dalam
keterangan persnya di Jakarta, seperti dilansir Antara, Jumat
(30/9/2016).
Selain itu, perumahan tersebut
berbentuk apartemen dan lokasinya jauh dari keramaian.
Masalah lain yang dikemukakan
anggota F-PKS ini adalah soal transportasi. Mobil jemputan disatukan dengan
jemaah dari negara lain.
"Petugas keamanan dari
TNI/Polri juga perlu ditambah, agar bisa maksimal membantu jemaah," kata
Iskan.
Hal yang perlu dibenahi lainnya
yakni kondisi tenda dan juga upaya menjaga kebersihan di sekitar tenda saat
wukuf. Dia mengharapkan Kementerian Agama bisa berkoordinasi dengan pengelola
maktab untuk memastikan kebersihan tersebut dan pengelolaan sampah.
Masalah sanitasi tak lepas dari
catatan Iskan. Misalnya, soal penyediaan WC yang terbatas. Ini membuat jemaah
kesulitan mencari toilet terdekat bila ada kebutuhan buang air.
Penyediaan katering tidak sama di setiap kota. Bila di Arafah dan Mina cukup bagus, maka di Mekah hanya disediakan nasi boks. Tidak ada penyajian ala prasmanan.
Iskan mengharapkan penyelenggaraan haji musim mendatang dapat lebih baik melalui sejumlah perbaikan yang dilakukan.(liputan6.com)
Penyediaan katering tidak sama di setiap kota. Bila di Arafah dan Mina cukup bagus, maka di Mekah hanya disediakan nasi boks. Tidak ada penyajian ala prasmanan.
Iskan mengharapkan penyelenggaraan haji musim mendatang dapat lebih baik melalui sejumlah perbaikan yang dilakukan.(liputan6.com)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar