Rabu, 28 Maret 2012

ONH 2012 Bakal Naik 20 Persen


Add to Google Reader or Homepage


Menteri Agama (Menag) RI Suryadharma Ali mengatakan Ongkos Naik Haji (ONH) tahun 2012/2013 bakal naik sekitar 20 persen, seiring naiknya harga minyak bumi dunia.

Hal itu diungkapkan Suryadharma Ali, saat peresmian gedung Ma’had Bahrul Fawa’id di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lamongan Jawa Timur, Senin (26/3/2012). “Meski keputusan itu terasa pahit dan pedih, masyarakat harus kita beri pengertian mengenai hal ini. Karena selama ini kenaikan ONH juga dipengaruhi dengan harga minyak dunia yang fluktuatif,” ujar Suryadharma Ali.

Dihadapan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, Bupati Lamongan Fadeli dan muspida Lamongan, Menag mengatakan harga BBM 2011 berkisar USD 70-86 perbarel. Sekarang kurang lebih USD120 perbarel sehingga berpengaruh pada biaya tiket yangg harus dibayar jama’ah. Dari perhitungan sementra, biaya tiket akan menjadi USD 2.200, pada 2011 sekitar USD 1.873. Sehingga akan naik sekitar 20 persen. “Ini masih angka sementara, dan masih harus melalui persetujuan DPR,“ urai dia panjang lebar.

Terkait data Calon Jamaah Haji (CJH) Lamongan, Bupati Fadeli mengatakan, saat ini yang sudah mengantri sampai dengan tahun 2022 mencapai 17.689 orang, dia memandangnya sebagai sesuatu yang positif. “Itu menandakan bahwa orang Lamongan perekonomiannya bagus, dan hasrat untuk berhaji masih sangat besar,” katanya.

Belum Jelas

Pada bagian lain Menteri Agama Suryadharma Ali menegaskan, usulan moratorium haji hingga kini masih belum jelas. Ia mengatakan, usulan tersebut belum bisa dijadikan solusi untuk mengatasi permasalahan haji.

"Wacana itu masih belum jelas. Memang sudah lama tapi sampai sekarang belum ada lanjutannya," kata Suryadharma usai meresmikan masjid di Pondok Pesantren Al Ishlah, Sendangagung, Paciran, Lamongan, Senin (26/3).

Wacana moratorium ini sempat muncul ke permukaan menyusul semakin panjangnya daftar antrean calon jamaah haji. Dalam moratorium ini salah satu usulannya adalah Kementerian Agama menghentikan proses pendaftaran haji yang kini sudah ada antrean sampai 12 tahun. (surya/rep)

Tidak ada komentar: